8/09/2011

Mengeruk emas di tengah cemas



Saat bursa saham dunia mengalami penuruanan drastis diterpa kekhawatiran prospek pertumbuhan global yang melemah beberapa hari ini, investor tak banyak pilihan dalam mengamankan kekayaannya kecuali ke emas.


Bursa berjangka emas tak pernah beristirahat, berputar 24 jam untuk memuaskan dahaga investor memainkan potofolionya. Saat berbagai ketakutan pasar merebak, investor tetap dapat mereguk untung besar di Comex New York hingga Hong Kong Exchange.


Tahun ini berbagai gejolak politik Timur Tengah, krisis utang Eropa, gempa bumi di Jepang, hingga penurunan rating utang AS menjadi pertimbangan investor dalam berinvestasi. Tiap data yang dikeluarkan negara-negara besar menjadi pemicu kenaikan ataupun koreksi harga di bursa berjangka. “Yang paling diuntungkan dalam momentum krisis ini adalah investor yang bisa membaca pasar dan mengambil peluang dari kondisi ini,” ujar Kepala Edukasi Monex Investindo Johannes Ginting.